Probolinggo – Momen mudik sering kali menyimpan cerita penuh haru, seperti yang dialami Dewa (34), seorang pemudik asal Surabaya yang hendak pulang ke kampung halamannya di Gucialit, Lumajang.
Bersama istri dan anaknya, ia harus berjuang mendorong motor yang tiba-tiba mogok di tengah hujan deras di Jalan Raya Leces, Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/4/2025).
Saat kelelahan mulai menguasai, harapan kembali menyala ketika sebuah mobil patroli Polres Probolinggo berhenti di dekat mereka. Tanpa ragu, anggota Polri dari Pospam Leces langsung turun tangan membantu.
“Awalnya saya bingung harus bagaimana, motor tiba-tiba mati. Saya pikir harus mendorong sampai ketemu bengkel, tapi untungnya ada bapak-bapak polisi yang datang,” ujar Dewa dengan nada lega.
Tak sekadar memberikan bantuan, polisi juga mengangkut motor tersebut ke bengkel terdekat agar bisa segera diperbaiki. Berkat respons cepat para petugas, Dewa dan keluarganya bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan selamat.
Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengungkapkan bahwa anggota yang bertugas di Pos Pam Leces memang sedang melakukan patroli dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2025. Tujuannya adalah mengantisipasi kemacetan serta memberikan rasa aman bagi pemudik.
“Kami ingin memastikan para pemudik bisa sampai di kampung halaman dengan selamat. Jika ada kendala seperti ini, kami siap membantu,” kata AKBP Wisnu.
Ia juga mengingatkan para pemudik agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan jauh. Selain itu, pengemudi diimbau untuk beristirahat jika merasa lelah, demi keselamatan bersama.
Kisah Dewa menjadi pengingat bahwa perjalanan mudik tak hanya tentang pulang ke kampung halaman, tetapi juga tentang kepedulian dan gotong royong. Di tengah derasnya hujan dan tantangan di perjalanan, selalu ada tangan-tangan baik yang siap membantu.