Probolinggo, – Suasana pagi di Jalan Raya KH. Hasan Genggong, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kota Probolinggo, berubah mencekam saat sebuah kecelakaan maut terjadi pada Kamis (23/1/2025) sekitar pukul 07.45 WIB.
Peristiwa nahas ini merenggut nyawa seorang wanita, Suhartatik, sementara suaminya, Abd. Karim, mengalami luka-luka.
Kejadian memilukan ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi N-5214-QD yang dikendarai Abd. Karim, warga Jalan Brigjen Katamso, dan truk boks Mitsubishi dengan nomor polisi L-8872-ND milik PT Dewata Kencana Distribusi. Truk tersebut dikemudikan Maskut (57), seorang pria asal Sidoarjo.
Menurut saksi mata di lokasi, kecelakaan berlangsung dalam hitungan detik. “Motor itu mencoba mendahului kendaraan lain, tapi mendadak menabrak truk yang melintas dari arah berlawanan. Pengendara dan penumpangnya langsung terpental ke jalan,” ungkap Hafiz.
Pihak kepolisian menjelaskan kronologi awal kecelakaan ini. Truk yang dikemudikan Maskut sedang melaju dengan kecepatan sedang dari arah utara. Di saat bersamaan, Abd. Karim yang membonceng istrinya mencoba menyalip kendaraan di depannya tanpa memperhitungkan jarak aman.
“Kemungkinan pengendara sepeda motor kurang waspada terhadap arus lalu lintas di depannya. Hal ini menyebabkan sepeda motor menabrak sisi kanan truk,” terang Iptu Farouk Rachmat Hidayat, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota.
Benturan keras mengakibatkan Suhartatik meninggal di tempat, sementara Abd. Karim mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Jenazah Suhartatik dievakuasi ke RSUD Dr. Moh. Saleh untuk proses lebih lanjut.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian di jalan raya. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan detail kejadian, namun dugaan awal mengarah pada kelalaian pengendara sepeda motor.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas, agar insiden tragis seperti ini tidak terulang,” pesan Iptu Farouk.