Suci di Kaki Bromo: Ribuan Umat Hindu Tengger Gelar Ritual Melasti

- Penulis Berita

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo — Ribuan umat Hindu Tengger memadati mata air suci Widodaren di kawasan Gunung Bromo, Rabu (26/3/2025). Mereka datang dari berbagai penjuru Pasuruan dan Probolinggo untuk melaksanakan upacara Melasti, ritual sakral menjelang Hari Raya Nyepi.

Di bawah langit Bromo yang cerah, rombongan umat Hindu berpakaian serba putih berjalan beriringan, membawa berbagai sarana persembahyangan. Pratima, tombak, cakra, dan sesaji mereka jinjing dengan penuh kehormatan.

Sejak pagi, alunan mantra dan doa suci bergema di kawasan Widodaren, menciptakan suasana yang khusyuk dan syahdu.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto, menjelaskan bahwa Melasti bukan sekadar ritual biasa, melainkan proses penyucian lahir dan batin.

Baca Juga :  Bupati Probolinggo Desak Bromo Dibuka Saat Lebaran, Ini Alasannya

“Melasti bertujuan untuk membersihkan diri dari segala kekotoran duniawi, baik secara spiritual maupun fisik. Kami juga menyucikan benda-benda sakral agar siap digunakan dalam perayaan Nyepi,” ujar Bambang.

Prosesi ini diawali dengan pengambilan air suci dari Gua Widodaren, yang diyakini sebagai anugerah dari Sang Hyang Widhi. Air suci ini nantinya akan dibawa ke pura-pura di desa masing-masing untuk keperluan upacara Nyepi.

Di antara ribuan peserta, Mistaman, seorang warga Tengger, mengungkapkan ketenangan yang ia rasakan setiap kali mengikuti Melasti.

“Saat air suci membasuh tubuh, rasanya seperti kembali terlahir. Hati menjadi ringan, beban terasa hilang. Ini adalah momen sakral yang sangat kami nantikan setiap tahunnya,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga :  Tarif Masuk Kawasan TNBTS Naik Signifikan Mulai 30 Oktober 2024

Setelah Melasti, umat Hindu Tengger bersiap menjalani Tawur Agung Kesanga, yang akan digelar pada Jumat (28/3/2025). Ritual ini ditandai dengan arak-arakan ogoh-ogoh, patung raksasa yang melambangkan kekuatan negatif. Ogoh-ogoh kemudian akan dimusnahkan dalam api pralina sebagai simbol pembersihan alam semesta dari roh-roh jahat.

Kemudian, puncak perayaan Nyepi tiba pada Sabtu (29/3/2025). Selama Catur Brata Penyepian, umat Hindu akan menjalani amati karya (tidak bekerja), amati geni (tidak menyalakan api), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

Baca Juga :  Polisi Warning Wisatawan Gunung Bromo Jaga Etika Buntut WNA Lakukan Aksi Tak Senonoh

Di tengah modernisasi, tradisi Nyepi tetap lestari di tanah Tengger. Keheningan yang menyelimuti kawasan ini bukan sekadar pantangan, tetapi sebuah perenungan mendalam.

“Melalui Nyepi, kami belajar untuk kembali ke dalam diri sendiri, merefleksikan kehidupan, dan menjaga keseimbangan alam,” ujar Widian Dharma Singgih, panitia Melasti.

Ritual Melasti di Widodaren bukan hanya milik umat Hindu Tengger, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya Nusantara. Sebuah pesan bahwa kesucian bukan sekadar kata, melainkan tindakan nyata untuk menjaga harmoni dengan sesama dan alam semesta.

Follow WhatsApp Channel nuansajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perempuan Muda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Jalan Banyuanyar
Gus Ipul dan Gus Haris Bersinergi Hadirkan Sekolah Rakyat di Probolinggo
Wisata Wendit Malang Makin Ramai di Hari Ketiga Libur Lebaran 2025
Proyek Perbaikan Jalan Krucil Siap Dimulai Mei 2025
Kisah Haru Pemudik: Motor Mogok di Tengah Hujan, Polisi Datang Jadi Penolong
Anak Anggota Polisi Diduga Dikeroyok Delapan Orang di Probolinggo
Eksotisme The Bentar Beach: Liburan Lebaran dengan Sensasi Wisata Lengkap
Usai Diprotes Warga, Pemkab Probolinggo Janji Perbaiki Jalan Krucil Bulan Mei

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 14:44 WIB

Perempuan Muda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Jalan Banyuanyar

Kamis, 3 April 2025 - 20:35 WIB

Gus Ipul dan Gus Haris Bersinergi Hadirkan Sekolah Rakyat di Probolinggo

Kamis, 3 April 2025 - 15:14 WIB

Wisata Wendit Malang Makin Ramai di Hari Ketiga Libur Lebaran 2025

Kamis, 3 April 2025 - 10:06 WIB

Proyek Perbaikan Jalan Krucil Siap Dimulai Mei 2025

Rabu, 2 April 2025 - 17:40 WIB

Kisah Haru Pemudik: Motor Mogok di Tengah Hujan, Polisi Datang Jadi Penolong

Berita Terbaru

Berita Probolinggo

Perempuan Muda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Jalan Banyuanyar

Jumat, 4 Apr 2025 - 14:44 WIB

Berita Probolinggo

Gus Ipul dan Gus Haris Bersinergi Hadirkan Sekolah Rakyat di Probolinggo

Kamis, 3 Apr 2025 - 20:35 WIB

Mayarakat bekerja bakti meratakan jalan yang rusak (foto tangkapan layar)

Berita Probolinggo

Proyek Perbaikan Jalan Krucil Siap Dimulai Mei 2025

Kamis, 3 Apr 2025 - 10:06 WIB