Probolinggo – Di tengah derasnya hujan dan jalanan berbatu yang licin, dua anggota Polsek Kuripan, Polres Probolinggo, menunjukkan arti sebenarnya dari pengabdian. Aiptu Mayar dan Aiptu Andika menjadi “malaikat tanpa sayap” bagi seorang ibu yang baru saja melahirkan.
Jumat (14/3/2025) menjadi hari penuh perjuangan bagi ibu tersebut. Setelah menjalani operasi persalinan, ia harus pulang ke rumahnya di Dusun Mlamar, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.
Namun, perjalanan pulang bukanlah hal yang mudah. Hujan yang turun membuat jalan semakin sulit dilalui. Medan berbatu dan terjal bisa menjadi ancaman bagi keselamatannya.
Melihat kondisi ini, tanpa ragu dua anggota polisi itu mengambil inisiatif. Mereka mendampingi dan memastikan ibu serta keluarganya sampai di rumah dengan selamat.
Tak peduli seragam yang basah dan licin jalanan yang mereka pijak, mereka tetap melangkah dengan penuh kepedulian.
Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, aksi ini lebih dari sekadar tugas. Ini adalah bentuk nyata kepedulian polisi kepada masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
“Kami tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang membutuhkan, merasa terlindungi dan terbantu,” ujar AKBP Wisnu.
Di tengah dunia yang kerap dipenuhi dengan berita negatif, kisah dua polisi ini menjadi pengingat bahwa kemanusiaan masih hidup. Polisi bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga sahabat bagi masyarakat, bahkan dalam perjalanan yang terjal sekalipun.