Probolinggo, – Jalur pantura Probolinggo-Pasuruan kembali memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan tragis terjadi pada Rabu (22/1/2025) pagi, melibatkan truk pengangkut kayu dan dump truk.
Kecelakaan ini diduga akibat sopir truk kayu mengantuk, sehingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.
Peristiwa nahas ini terjadi di jalur pantura Banjarsari. Truk kayu bernomor polisi AG 8685 EJ, yang dikemudikan oleh Ghafari (28), melaju dari arah barat ke timur.
Namun, truk tiba-tiba oleng ke kanan dan masuk ke jalur timur-barat, tepat di jalur dump truk bernomor polisi K 9114 KC yang dikemudikan oleh Yanto.
“Saya sudah coba banting stir, tapi jaraknya terlalu dekat. Truk kayu itu tetap menabrak bagian samping truk saya,” kata Yanto menceritakan detik-detik kecelakaan.
Tabrakan keras tak terhindarkan. Bagian kanan depan truk kayu hingga bak belakangnya hancur berantakan. Muatan kayu balok dan potongannya berserakan di tengah jalan, bahkan tangki solar truk ikut hancur. Benturan tersebut membuat truk kayu hanya menyisakan kerangka.
Tragisnya, sopir truk kayu, Ghafari, meninggal dunia di tempat akibat benturan keras. Proses evakuasi jenazah korban sempat terkendala karena tubuh korban terjepit di dalam kabin yang remuk. Setelah berhasil dikeluarkan, jenazah langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Mochammad Saleh.
Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara menyebutkan sopir truk kayu mengantuk hingga kehilangan kendali.