Probolinggo – Harapan warga Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya menemui titik terang.
Setelah lama dikeluhkan dan sempat viral di media sosial, Pemerintah Kabupaten Probolinggo memastikan bahwa perbaikan jalan utama antar desa di wilayah tersebut akan dimulai pada Mei 2025. Pemkab telah mengalokasikan dana sekitar Rp 6 miliar untuk proyek ini.
Kerusakan jalan di Kecamatan Krucil bukan sekadar masalah infrastruktur, tetapi juga berdampak luas pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Mobilitas warga terganggu, distribusi hasil pertanian terhambat, dan perekonomian lokal merugi.
Isu ini pun menjadi sorotan publik, mendorong berbagai pihak untuk mendesak percepatan perbaikan.
“Kalau jalan ini rusak terus, kasihan petani. Hasil panen susah dijual karena kendaraan sulit melintas,” ujar Wahyu, salah satu warga Krucil.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputra, menegaskan bahwa proyek perbaikan jalan Krucil masih menunggu pengesahan anggaran.
“Proyek ini akan dimulai pertengahan Mei 2025 setelah proses perencanaan dan pengesahan APBD Perubahan selesai. Kami berharap masyarakat bisa memahami tantangan ini dan tetap mendukung perbaikan infrastruktur,” sebut Hengki.
Tahun ini, perbaikan diprioritaskan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Infrastruktur, meski dengan anggaran yang terbatas.
“Insya Allah, proyek ini akan direalisasikan tahun ini dengan alokasi dana sekitar Rp 6 miliar,” ujarnya, Kamis (4/4/2025).
Sebelumnya, pada 2024, Pemkab berencana memperbaiki jalan tersebut melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan anggaran Rp 24 miliar. Namun, proyek ini tertunda.
Meski terdapat kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Bupati Probolinggo menegaskan bahwa proyek ini tetap akan berjalan. Komitmen ini muncul dari kebutuhan mendesak masyarakat akan akses jalan yang lebih baik.
Dengan adanya alokasi dana dan perencanaan yang matang, masyarakat Kecamatan Krucil kini bisa berharap bahwa jalan yang selama ini menjadi kendala akan segera diperbaiki.
Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan memperlancar roda perekonomian lokal. (*)