Probolinggo – Dua gerbang tol di ruas Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi), yakni Gerbang Tol (GT) Kraksaan dan GT Paiton, akan dibuka secara gratis selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Pembukaan ini bersifat fungsional, yang berarti tol masih dalam tahap uji coba dan belum beroperasi secara permanen. Meski demikian, pengguna jalan tetap wajib melakukan tapping kartu e-toll saat masuk dan keluar dari gerbang tol.
Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto, menyampaikan bahwa tol ini difungsikan untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
“Alhamdulillah, tahun ini bisa difungsionalkan untuk mendukung saudara-saudara yang mudik ke kampung halaman,” ujarnya pada Kamis (20/3/2025).
Tol Probowangi seksi 1 ruas Gending–Paiton sepanjang 23,13 km akan dibuka fungsional pada:
- Arus mudik: 24–31 Maret 2025
- Arus balik: 1–8 April 2025
- Jam operasional: 06.00 – 16.00 WIB
- Kecepatan maksimal: 60 km/jam
Tol ini akan diberlakukan satu arah sesuai dengan arus mudik dan balik:
- Mudik: Kendaraan dari arah Surabaya melalui Tol Trans Jawa atau Paspro (Pasuruan–Probolinggo) bisa masuk melalui GT Gending, lalu menuju GT Kraksaan atau GT Paiton untuk keluar.
- Balik: Kendaraan dari arah Banyuwangi bisa masuk melalui GT Paiton atau GT Kraksaan dan melanjutkan perjalanan ke Tol Trans Jawa arah Surabaya atau keluar di GT terdekat seperti GT Gending dan Leces.
Dampak dan Manfaat bagi Pemudik
Berdasarkan pengalaman tahun lalu saat pembukaan fungsional Tol Paspro, diperkirakan 10 ribu kendaraan per hari akan melintasi ruas ini selama periode Lebaran.
Pakar transportasi ITS, Prof. Ir. Hera Widyastuti, M.T., Ph.D, menilai pembukaan fungsional tol ini akan berdampak besar dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Pantura Probolinggo–Situbondo serta mempercepat waktu tempuh.
“Gratis, lebih cepat, lebih nyaman. Tapi tetap hati-hati karena ini masih fungsional, belum 100 persen sempurna,” pesannya.