Bupati Probolinggo Mohon Warga Takbiran Tanpa Sound Horeg

- Penulis Berita

Jumat, 28 Maret 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo – Menjelang malam takbiran Idulfitri 1446 H, Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris), mengajak warga untuk merayakan dengan lebih tertib dan nyaman. Ia secara khusus mengimbau agar takbir keliling tidak menggunakan sound horeg atau pengeras suara berdaya tinggi yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Selama Ramadan, dentuman sound horeg di jalanan menjadi keluhan warga. Suara yang menggelegar sejak tengah malam hingga dinihari, tak hanya mengganggu waktu istirahat, tetapi juga menimbulkan kemacetan akibat iring-iringan kendaraan yang memamerkan kekuatan audionya.

Baca Juga :  Bupati Probolinggo Tegaskan Tidak Ada Toleransi Pungli di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan

“Kalau sudah lewat tengah malam, suara keras itu benar-benar mengganggu. Anak saya yang masih bayi jadi sering terbangun dan menangis,” ujar Nurhayati, warga Kecamatan Besuk, Jumat (28/3/2025).

Merespons keluhan ini, Bupati Probolinggo mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan kenyamanan bersama. Secara khusus ia meminta para pecinta sound horeg menjaga diri untuk tidak takbir keliling. “Mohon untuk menjaga ketertiban bersama, kenyamanan masyarakat di masa sahur, apalagi ini menjelang Idul Fitri, mohon pengertian untuk saling menjaga, saling menghargai,” ujarnya.

Baca Juga :  Sempat Dirawat, Petani Korban Pembacokan di Wonomerto Probolinggo Meninggal

“Takbiran adalah tradisi yang baik, tapi jangan sampai justru merugikan orang lain. Mari kita rayakan dengan tertib, saling menghormati, dan tetap dalam suasana yang menenangkan,” lanjut pejabat yang akrab dipanggil Gus Haris itu.

Sebagai solusi, Gus Haris menyarankan agar takbir tetap dilakukan, tetapi dalam skala lebih kecil, misalnya di lingkungan masing-masing, masjid, atau musala. Dengan cara ini, semarak Idulfitri tetap terasa tanpa mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga :  Kapolsek Leces AKP Nila Ajak Warga Jaga Keamanan Selama Ramadan dalam Safari Religi

Selain itu, ia meminta para camat untuk meneruskan imbauan ini kepada lurah dan kepala desa, agar takbiran di wilayahnya berjalan aman dan damai.

“Yang terpenting, kita tetap bisa bertakbir, tapi dengan cara yang lebih tertib dan menghormati sesama,” tambahnya.

Dengan imbauan ini, diharapkan suasana Idulfitri di Kabupaten Probolinggo tetap meriah, penuh suka cita, tanpa mengesampingkan ketenangan dan keharmonisan warga.

Follow WhatsApp Channel nuansajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Haru Pemudik: Motor Mogok di Tengah Hujan, Polisi Datang Jadi Penolong
Anak Anggota Polisi Diduga Dikeroyok Delapan Orang di Probolinggo
Eksotisme The Bentar Beach: Liburan Lebaran dengan Sensasi Wisata Lengkap
Usai Diprotes Warga, Pemkab Probolinggo Janji Perbaiki Jalan Krucil Bulan Mei
Jalan Rusak Parah di Krucil, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Protes
Viral Jip Wisata Bromo Beroperasi Saat Nyepi & Idul Fitri, Begini Klarifikasi Kades Ngadisari
Diduga Ada “Beking”, TNBTS Lakukan Investigasi
Dugaan Kebocoran Penutupan Bromo: Wisatawan Masuk Saat Nyepi dan Lebaran

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 17:40 WIB

Kisah Haru Pemudik: Motor Mogok di Tengah Hujan, Polisi Datang Jadi Penolong

Rabu, 2 April 2025 - 17:29 WIB

Anak Anggota Polisi Diduga Dikeroyok Delapan Orang di Probolinggo

Rabu, 2 April 2025 - 16:08 WIB

Eksotisme The Bentar Beach: Liburan Lebaran dengan Sensasi Wisata Lengkap

Rabu, 2 April 2025 - 15:49 WIB

Usai Diprotes Warga, Pemkab Probolinggo Janji Perbaiki Jalan Krucil Bulan Mei

Rabu, 2 April 2025 - 14:14 WIB

Jalan Rusak Parah di Krucil, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Protes

Berita Terbaru

Ilustrasi pengeroyokan. (Foto: AI)

Berita Probolinggo

Anak Anggota Polisi Diduga Dikeroyok Delapan Orang di Probolinggo

Rabu, 2 Apr 2025 - 17:29 WIB

Berita Probolinggo

Jalan Rusak Parah di Krucil, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Protes

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:14 WIB